Mengenal Cianjur dari Berbagai Sudut

Mengenal Lebih Jauh Double Depression

1

– Depresi, sebuah entitas abstrak yang merayap di sudut-sudut gelap pikiran manusia, bukanlah hal yang asing lagi. Namun, di antara ratusan wajahnya yang beragam, ada satu bentuk yang sering luput dari sorotan: depresi ganda.

Double Depression adalah bentuk depresi yang kompleks dan sering terabaikan, di mana seseorang mengalami koeksistensi antara dua jenis depresi yang berbeda namun sering tumpang tindih. Di satu sisi, ada depresi persisten, yang merupakan kondisi kronis yang membebani pikiran dengan perasaan kelesuan dan kehampaan yang berlarut-larut. Di sisi lain, ada depresi mayor, yang datang dalam serangan tiba-tiba dan membawa gelombang keputusasaan yang membanjiri pikiran dan tubuh.

Baca Juga: 

Pentingnya Sebuah Meditasi Dan Praktik Perhatian

Bayangkan ini sebagai pertemuan dua gelombang, satu yang membawa beban depresi persisten yang terus menerus, sementara yang lain membawa tsunami keputusasaan dari gangguan depresi mayor. Keduanya bersatu, menciptakan badai emosional yang mengancam jiwa.

Tidak seperti depresi konvensional yang mungkin saja dikenali, depresi ganda ini lebih seperti pertarungan antara kegelapan yang terus menerus dan ledakan emosi yang tiba-tiba. Dalam dunia medis, ini dikenal sebagai koeksistensi antara gangguan depresi persisten (PDD) dan gangguan depresi mayor (MDD).

Menariknya, meskipun banyak yang merujuk padanya sebagai “double depression”, namun panduan resmi dalam DSM-5 tidak mengakui entitas ini sebagai diagnosis tunggal. Ini membuatnya semakin sulit untuk dideteksi dan diobati, karena seringkali terlewatkan di tengah gejolak depresi yang lebih umum.

Baca Juga: 

Guru Anti Kritik Harus Masuk Keranjang Sampah

Bagi yang hidup dengan PDD, pertanyaan tentang apakah mereka akan terjerat dalam labirin depresi ganda seringkali menghantui. Menurut penelitian, hingga 3 dari 4 orang dengan PDD akhirnya akan terseret ke dalam pusaran MDD dalam perjalanan hidup mereka.

Perlu dicatat bahwa tidak ada jalan keluar yang sama bagi setiap individu. Namun, memahami kompleksitas depresi ganda adalah langkah pertama yang penting dalam menawarkan bantuan yang sesuai. Jangan biarkan dua gelombang menyapu jiwa tanpa perlawanan. Depresi ganda, meski sering terabaikan, layak mendapat perhatian kita.

1 Comment
  1. […] Mengenal Lebih Jauh Double Depression […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.